Facebook Marketing, Marketing era Social Media

Anda mungkin sudah mengenal Facebook , bahkan sudah menggunakannya. Facebook adalah situs layanan pertemanan (sosial media) yang belakangan berkembang sangat pesat dan digandrungi oleh masyarakat dari berbagai lapisan umur.

Total pengguna Facebook saat ini di seluruh dunia mencapai 314 juta lebih, sedangkan di Indonesia mencapai 11,75 juta, dengan persentase sekitar 3,72 persen dari total pengguna Facebook seluruh dunia. Pengguna terbanyak berada di kisaran umur 18-24 tahun (40,1%) disusul rentang usia 25-34 tahun (25,3%) dan tempat ketiga diduduki rentang usia 14-17 tahun (21%). Dan, dilihat dari sisi gender, pengguna pria mencapai 58,1% dan pengguna wanita sebesar 41,9% (data CheckFacebook.com ).

Pesatnya perkembangan Facebook ini dapat dimaklumi. Dari berbagai situs layanan sosial yang bertebaran di internet, Facebook menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan dengan rekan-rekan sejawatnya sesama situs layanan sosial.

Hal yang membuat situs-situs layanan sosial semacam Facebook menjadi situs favorit para pengguna internet tidak terlepas dari keinginan tiap individu untuk berinteraksi, baik interaksi yang dilakukan dengan teman atau keluarga maupun interkasi untuk mendapatkan teman yang lebih banyak dari seluruh dunia.

Fenomena berkembangnya pengguna situs-situs layanan sosial bukan saja dimanfaatkan untuk sekadar pertemanan. Berbagai kepentingan bisa terjadi ketika individu-individu berkumpul. Seperti Kampanye Gerakan 1 juta Pengguna Facebook mendukung Candra Hamzah & Bibit Samad Rianto. Atau dukungan terhadap Prita Mulya Sari yang berhadapan dengan pengadilan terkait kasusnya dengan Rumah Sakit Omni International. Yang lebih hebat lagi adalah ketika Facebook dipergunakan oleh Obama sebagai media kampanye untuk memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat.

Untuk kepentingan bisnis, makin banyak perusahaan mulai mengerti akan bagaimana kekuatan Facebook . Perusahaan-perusahaan besar kini bukan hanya berkutat di media mainstream (TV, radio dan media cetak) untuk beriklan atau menciptakan brand . Penciptaan brand dan strategi pemasaran kini menyasar website yang interaktif dan seringkali dipadukan dengan media sosial semacam Facebook .

Facebook untuk Branding , Trafik dan Penjualan

Seorang teman penjual kebaya memiliki akun Facebook . Sampai saat ini sudah memiliki jaringan teman di atas 3.000 orang. Dalam seminggu dia bisa menghasilkan 5-10 motif kebaya baru yang dijual berkisar antara Rp 250.000 sampai Rp 1.000.000/buah. Dia belum memiliki toko atau butik. Tokonya adalah rumahnya dan pemasarnya adalah Facebook . Tiap minggu dia memajang produk-produk terbarunya di Facebook . Dalam hitungan menit, semua produk kebaya laku terjual. Pelanggannya bukan hanya dari Bali, tapi menyebar sampai ke luar daerah, bahkan ke mancanegara.

Dari kasus ini, Facebook merupakan satu-satunya sales bagi penjual kebaya tadi. Interkasi berjalan melalui fasilitas chatting dan saling komentar antardinding para pemilik akun Facebook . Ketika kesepakatan tercapai, pengiriman dan sistem pembayaran ditentukan juga atas dasar kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Dari sisi branding , pencitraan terjadi karena adanya interaksi antarpengguna Facebook . Komunikasi terjadi, antara calon pelanggan/pelanggan dengan sesama pelanggan dan pelanggan dengan penjual. Rekomendasi positif dari pelanggan yang loyal mendongkrak penciptaan branding yang kuat.

Dari sisi trafik dan penjualan, makin banyak teman dan jaringan yang dimiliki oleh penjual, penyebaran informasi produk makin luas pula. Dengan meluasnya penyebaran informasi produk, ditambah pencitraan yang baik dari brand yang dijual pada akhirnya meningkatkan penjualan/ sales .

Facebook untuk Analisis Market

Tren terhadap satu produk dewasa ini berjalan sangat cepat. Arus informasi yang tanpa henti dari berbagai media membuat masyarakat mendapatkan informasi yang cepat untuk mengikuti satu tren.

Facebook bisa dimanfaatkan untuk menggali ide-ide segar untuk meciptakan tren baru yang unik. Ketika Anda akan menciptakan satu produk baru, sebelum produk benar-benar diciptakan dan dijual ke pasar, riset untuk mendapatkan feedback dari pasar mutlak diperlukan. Ketika zaman media mainstream, menggali opini konsumen memakan waktu dan biaya. Kini dengan website dan Facebook Anda bisa menggali opini konsumen dalam beberapa menit.

Konsumen akan sangat senang ketika opini mereka didengarkan oleh produsen. Interkasi yang terjadi lewat Facebook memungkinkan viral communications antarpengguna Facebook . Komunikasi terjadi antarkonsumen dan konsumen dengan produsen. Jika Anda cerdas memanfaatkan komunikasi yang terjadi, sebenarnya Anda sudah melakukan analisis market untuk menunjang penjualan produk atau penciptaan brand produk Anda.

Group, Fans Page, Facebook Marketplace dan Facebook Ads

Belum merasa cukup menggunakan Facebook hanya dengan pertemanan? Saatnya Anda berpikir untuk mencoba layanan Facebook Group, Facebook Page, Facebook Marketplace dan Facebook Ads. Layanan Group dan Page tidak jauh berbeda dengan layanan pertemanan biasa. Sedangkan Facebook Marketplace memang ditujukan sebagai pasar oleh pengelola Facebook . Sedangkan layanan Facebook Ads merupakan layanan berbayar dengan sistem Pay Per Click atau Cost Per Thousand, yang berbarti Anda membayar sebanyak berapa kali iklan Anda diklik atau seberapa ribu kali iklan Anda ditayangkan di Facebook .

Apa pun pilihan Anda untuk mengiklankan produk Anda, tentu sudah melalui proses analisa yang mendalam. Facebook Marketing merupakan sesuatu yang baru, dan bisa dijadikan alternatif lain untuk strategi marketing produk Anda.

Leave a Reply

%d bloggers like this: