Oleh-oleh dari Launching Bali Blogger Community

Photo diambil dari baliblogger.org, maklum gak bawa kamera

Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC

Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBCLaunching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC Launching BBC

Ini adalah kali pertama saya bertemu dengan para semeton blogger Bali. Meski sebelum komunitas ini resmi berdiri, telah dilakukan beberapa kali kopdar, sayangnya saya belum sempat bisa hadir. Jadi, acara kemarin persis seperti kencan buta pertama buat saya. Deg-degan, senang, entah perasaan apalagi yang melintas di benak saya.

Di jalan saya mikir, saya pasti akan betemu dengan rekan-rekan blogger dan saya pasti dengan mudah akrab dengan mereka. Ternyata, perkiraan saya meleset 100%. Sampai di tempat acara (Danes Art Veranda), memang saya bertemu dengan beberapa blogger yang sudah saya kenal sebelumnya. Tapi, begitu banyaknya peserta blogger 99% saya tidak tau. Mau mulai perkenalan darimana? Saya benar-benar merasa terasing di lingkungan nyata, meski di lingkungan virtual kita terbiasa berkomunikasi dan saling berinteraksi. Ternyata oh ternyata……………..

Sekian lama saya hanya berdiri sendiri, (saya liat banyak juga yang seperti saya, tidak punya teman) akhirnya saya bertemu dengan teman lama waktu kuliah dan suasana bisa lebih akrab membuat saya lebih nyaman mengikuti setiap detil acara.

Dari pengamatan saya, ternyata secara umum ada dua tipikal blogger yang bertemu kemarin.

Yang pertama, “blogging for fun, money and internet related business”. Kalangan ini biasanya ngeblog untuk motif bisnis dan menunjukkan eksistensi dirinya atau bisnisnya. Biasanya bahasanya cenderung santai tanpa tatanan gramatikal layaknya jurnalis. Blogging jenis ini banyak ditekuni oleh pebisnis internet dan blooger yang tidak mempunyai tujuan tertentu (cuma mau nunjukin eksistensi di dunia perbloggeran)

Yang kedua, “blogging for freedom of speech”, tidak berorientasi uang. Tapi lebih kepada kebebasan bersuara, menyuarakan ketidakadilan yang terjadi dalam masyarakat. Biasanya dipelopori oleh para jurnalis atau katifis sosial kemasyarakatan. Mereka memanfaatkan media internet untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Dari kedua tipe blogger di atas, terdapat perbedaan karakter yang sangat kentara. Blogger tipe I cenderung anonymous, lebih suka menggunakan julukan mereka, sedang blogger tipe II cenderung menujukkan diri. Misalnya saja ketika blogger tipe I disuruh naik ke atas panggung, mereka kelihatan malu-malu. Sedangkan blogger versi II, cenderung atraktif dan profokatif. Mereka bisa menghidupkan suasana dan menunjukkan tingkat intelektual mereka.

Pesan saya buat panitia, ke depan mungkin bisa ditambahkan semacam acara perkenalan diri bagi setiap blogger. Biar saling tahu……

Tapi secara keseluruhan, salut buat penggagas acara…………………. Mai ngeblog pang sing belog

18 thoughts on “Oleh-oleh dari Launching Bali Blogger Community

Leave a Reply

%d bloggers like this: