January 3, 2016 / / Perjalanan
December 21, 2015 / / Bali Blogger

Apakah ini kekhawatiran saya yang berlebihan? Iya, saya membayangkan generasi hari ini adalah generasi terkahir di Pulau Dewata yang masih mau dan mampu menjadi petani. Tuntutan gaya hidup telah merubah (sebagian) pola pikir masyarakat Bali dari memenuhi kebutuhan hidup menjadi memenuhi keinginan hidup. Read the Post Petani-petani Terakhir di Pulau Para Dewa

June 29, 2015 / / Internet

Layanan koneksi internet berbasis 4G makin berwarna dengan hadirnya Smatfren yang baru-baru ini meluncurkan layanan 4G sekaligus meluncurkan produk modem yang support layanannya tersebut. Di Bali sendiri, layanan ini diluncurkan pada tanggal 19 Juni 2015 bertempat di Conrad Resort, Nusa Dua. Bali dipilih sebagai salah satu kota yang telah didukung oleh teknologi 4G mereka, karena Bali dianggap sebagai hub internasional. Wisatawan yang datang dari beragam negara, tentu ingin mendapatkan koneksi internet yang tidak kalah dengan kecepatan akses internet di negara asalnya. Read the Post Kencang, Akses Internet 4G Menggunakan Modem MiFi Andromax dari Smartfren

August 14, 2013 / / Wisata

Pukul 20.00, Daihatsu Terios yang mengantarkan kami (saya dan 4 orang teman dari Belanda) dari Bali dengan nyaman dan tangguh memasuki sebuah penginapan di Desa Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Setelah check in, kami segera makan malam lalu tidur. Tidak lupa berpesan kepada penjaga penginapan agar membangunkan kami esok pagi pukul 2.30.

Esoknya, pukul 2.45 pagi pintu kamar penginapan diketuk oleh penjaganya. Sebuah morning call yang terasa mengganggu nikmat tidur di pegunungan dengan hawa dingin menyengat. Penat perjalanan dari Bali sehari sebelumnya belum terbayar sempurna, tapi kami tidak ingin melewatkan pemandangan matahari terbit nanti. Meski menarik selimut dan melanjutkan tidur sebenarnya pilihan yang paling nyaman, dengan sisa-sisa kemalasan akhirnya kami menuju kamar mandi, sekedar mengusap muka dengan air yang sedingin es untuk menguapkan kantuk. Read the Post Pesona Wisata Bromo: Sunrise, Kuda, Gunung Api Hingga Sensasi The Lord of The Ring

August 4, 2013 / / Budaya

Tanyalah pada lelaki Bali, apakah mereka bisa memainkan salah satu permainan judi ala Bali? Mungkin delapan dari sepuluh orang lelaki Bali akan mengatakan mereka pernah dan bisa bermain judi. Bali bukan Las Vegas atau Taiwan yang penuh dengan kasino-kasino kelas dunia. Menjadi pulau wisata kelas dunia, tak serta merta menjadikan Bali sebagai destinasi dengan tawaran kasinio kelas dunia atau wisata prostitusi. Bali tetaplah Bali, yang sampai saat ini masih bisa bertahan dengan tradisi yang turun temurun dianggap sebagai bagian dari perjalanan hidup manusia Bali. Tapi, percayalah di Bali judi itu ada, dan sangat besar. Bahkan mungkin mengalahkan perputaran arus uang kasino-kasino itu jika semua judi di Bali dilokalisasi dijadikan semacam kasino layaknya Las Vegas. Read the Post Kasino Made in Bali

September 8, 2013 / / Rupa-Rupa

Blackberry Bu Kadek berdering, sebuah pesan broadcast dari temannya masuk. Isinya, seorang nenek renta dari sebuah desa yang jaraknya puluhan kilometer dari pusat kota menggendong cucunya yang yatim piatu berobat ke rumah sakit di pusat kota dengan bekal Rp. 40 ribu. Bu Kadek membaca dengan serius pesan yang baru masuk itu. Antara percaya dan tidak percaya, dan akhirnya dia memutuskan memercayai pesan itu karena didukung informasi yang dianggapnya valid untuk mendukung alibinya.

Bu Kadek, yang biasanya suka menganggap sepele broadcast semacam itu tergerak, lalu memencet broadcast. Dan pesan itu pun terkirim ke sebagian besar kontak yang ada di HPnya. Dan ini kali pertama dia mengirimkan pesan broadcast lewat smartphone-nya itu. Beberapa saat kemudian, dia mendapatkan balasan dari teman-temannya yang juga tergerak. Esok dia memutuskan akan menjenguk anak kurang beruntung itu. Tak lupa ia menyisihkan sebagian gajinya dalam amplop. Di kantor, beberapa temannya juga mengumpulkan sedikit uang dan dititipkan kepada Bu Kadek untuk diteruskan kepada nenek dan cucunya itu. Read the Post Nasib Kebyar yang Tak Kebyar

August 4, 2013 / / Bisnis Online

Made, seorang guide berbahasa Inggris telah bekerja lebih dari 10 tahun pada sebuah perusahaan asing yang cukup besar di Bali. Sehari-hari Made mengantarkan tamu ke berbagai tempat wisata yang menjadi tujuan tamu dari perusahaan tempatnya bekerja. Ia fasih berbahasa Inggris dan mempunyai pengetahuan yang memadai tentang sejarah, aktivitas, budaya, dan tempat-tempat menarik di Bali. Ia juga mempunyai banyak kenalan wisatawan asing yang pernah dipandunya yang kini menjadi temannya. Made dikenal akrab dengan banyak pihak yang menyediakan jasa layanan atraksi wisata, restoran dan hotel di seluruh Bali. Read the Post Kapan Harus Memulai Bisnis Online Anda?

May 6, 2013 / / Budaya

Hari beranjak gelap. Bersama beberapa pria, Made Kenjer berjalan mengendap-endap mendekati rumah kediaman Pan Luh Sari. Mereka berlima. Sebisa mungkin mereka tidak mengeluarkan suara atau gerakan mencurigakan agar si empunya rumah tidak melihat atau mendengarnya.

Di rimbunan semak yang tidak jauh dari rumah Pan Luh Sari, seorang gadis umur 23 tahun, Ni Luh Sari bersembunyi menunggu kehadiran pria-pria yang akan menculiknya ini. Made Kenjer dan Luh Sari adalah sepasang kekasih. Mereka telah merencanakan penculikan ini. Beberapa hari lalu, ketika ada odalan di pura desa mereka bersepakat, 10 hari dari semenjak odalan usai, Made Kenjer akan menculik Luh Sari dari dekat rumahnya. Ditemani beberapa kerabat Kenjer, malam ini mereka akan melakukan aksi penculikan terencana ini. Read the Post Ngerangkat, Mencuri Istri

May 1, 2013 / / Fiksi

Nang Tut menuntunku menyusuri jalan setapak kecil menuju rumah Kaki, seorang dukun beranak di kampungku. Diterangi obor yang dibuat dari potongan bambu yang diisi minyak tanah, perjalanan ke rumah Kaki terasa menyeramkan. Bayang-bayang pepohonan bergerak mengikuti langkah kami. Tubuh kecilku terasa makin mengkerut menyaksikan bayang-bayan pohon yang bergerak-gerak akibat nyala obor yang ditiiup angin malam.
Rerumputan liar yang menutupi jalan setapak kurasakan sebagai ular atau tangan-tangan leak yang selalu siap menjadi perangkap setiap kaki yang melewatinya. Read the Post Leak, Hantu Pemakan Bayi

April 21, 2013 / / Lingkungan

Kearifan Sederhana Masyarakat Bali  dan Teknologi Modern Daihatsu Menjaga Lingkungan Hijau

Pernah mendengar kata “Tumpek Pengatag” atau “Tumpek Bubuh” atau “Tumpek Uduh”? Sebagian dari pembaca mungkin belum pernah mendengarnya. Tapi bagi masyarakat Bali kata ini adalah agenda rutin setiap 6 bulan kalender Bali, tepatnya tiap Saniscara Kliwon Wariga yang jatuh pada hari Sabtu kalender Masehi setiap dua ratus sepuluh tahun sekali. Read the Post Tumpek Pengatag, Filosofi Bali tentang Hidup Hijau